Jumat, 06 Oktober 2017

Lebih Tahu Google dengan Google



Berbicara mengenai Google, pasti tidak aka nada habisnya. Perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1998 ini telah berkembang menjadi perusahaan raksasa yang bahkan masyarakat menyebutnya seperti tuhan yang dapat menjawab segala pertanyaan manusia. Tentu, bukan semuanya dapat diakses, namun sebagian besar aktifitas masyarakat terkait dengan Google, seperti mencari tempat makan, mengerjakan tugas, menyimpan dokumen, traveling, bahkan aktifitas mencari informasi di internet beralih dari “searching” menjadi “Googling”. Untuk membaca lebih lanjut mengenai awal mula Google lahir di dunia, anda dapat membukanya di https://www.google.com/intl/en/about/our-story/ .



Google adalah perusahaan raksasa yang bergerak di bidang IT dan telah menerapkan sistem komputerisasi yang sangat canggih, server-server google juga merupakan server terbesar di dunia dan memiliki sistem database canggih yang dapat membantu manusia mencari di search enginenya. Pencarian tanpa henti untuk mendapatkan jawaban yang lebih baik terus menjadi inti dari semua hal yang dilakukan google. Saat ini, dengan lebih dari 60.000 karyawan di 50 negara yang berbeda, Google membuat ratusan produk yang digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia, mulai dari YouTube dan Android hingga Smartbox dan, tentu saja, Google Search. Google tidak hanya menyediakan database untuk mesin pencarinya berupa kata-kata, tapi juga gambar, Video, Maps, Shopping, layanan E-mail, google translate, dan masih banyak lagi.
Perusahaan ini memprakarsai pengembangan sistem operasi Android untuk telepon genggam dan Google Chrome OS. Untuk jajaran netbook ada ChromeBook. Google sudah beralih ke perangkat keras komunikasi. Mereka bekerja sama dengan berbagai produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkat Nexus-nya dan mengakuisisi Motorola Mobility pada Mei 2012 Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang di Kansas untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.
Perusahaan ini diperkirakan mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa pusat data di seluruh duni dan memproses lebih dari satu miliar kueri pencarian dan sekitar 24 petabita data buatan pengguna setiap harinya Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai situs web paling banyak dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya situs milik Google seperti Youtube dan Blogger. Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ. Pada tahun 2014, Google juga mendapat penghargaaan dari Business Indeed sebagai perusahaan yang memiliki merk paling bernilai. Basis data perusahaan Google diakses oleh sejumlah pegawai perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.
Server merupakan sebuah sistem komputer yang difungsikan untuk memberikan layanan, membatasi dan juga mengontrol akses pada klien di sebuah jaringan komputer yang ada. Biasanya, komputer yang bertindak sebagai server ini menyediakan resource yang dapat digunakan untuk komputer lain yang bertindak sebagai komputer client. Sebuah komputer server harus memiliki spesifikasi yang tinggi dari aspek software maupun hardware yang digunakan. selain itu, pada komputer ini juga terdapat sebuah operasi khusus yang disebut dengan “Network Operating System”.

Perangkat keras (Hardware)
Perangkat keras asli (sekitar tahun 1998) yang digunakan oleh Google saat berada di Stanford University meliputi:
a.      Sun Microsystems Ultra II dengan prosesor dual 200 MHz, dan RAM 256 MB. Ini adalah mesin utama untuk sistem Backrub asli.
b.      Server dual Pentium II 2 × 300 MHz yang disumbangkan oleh Intel, mereka menyertakan RAM 512 MB dan hard drive 10 × 9 GB di antara keduanya. Di situlah pencarian utama berlari.
c.       F50 IBM RS / 6000 disumbangkan oleh IBM, termasuk 4 prosesor, memori 512 MB dan hard disk drive 8 × 9 GB.
d.      Dua kotak tambahan termasuk hard drive 3 × 9 GB dan hard disk drive 6 x 4 GB masing-masing (penyimpanan asli untuk Backrub). Ini dilekatkan pada Sun Ultra II.
e.       Kotak ekspansi disk SDD dengan drive hard disk 8 × 9 GB lainnya yang disumbangkan oleh IBM.
f.       Kotak disk buatan sendiri yang berisi hard disk drive 10 × 9 GB SCSI.

Perangkat keras produksi
Google digunakan pada tahun 2014, versi Debian (GNU / Linux) yang sangat disesuaikan. Mereka bermigrasi dari sistem berbasis Red Hat secara bertahap pada 2013.
Tujuan pengaturan ini adalah untuk membeli generasi CPU yang menawarkan kinerja terbaik per dolar, bukan kinerja absolut. Bagaimana ini diukur tidak jelas, tapi kemungkinan akan memasukkan biaya operasional keseluruhan server, dan konsumsi daya CPU bisa menjadi faktor yang signifikan. Server pada 2009-2010 terdiri dari sistem open-top custom-made yang berisi dua prosesor (masing-masing dengan beberapa core), sejumlah besar RAM tersebar di 8 slot DIMM yang memiliki DIMM setinggi dua kali, dan paling sedikit dua SATA keras disk drive yang terhubung melalui unit catu daya ATX berukuran non-standar. Server dibuat terbuka dibagian atas sehingga lebih banyak server bisa masuk ke dalam rak. Menurut CNET dan sebuah buku oleh John Hennessy, setiap server memiliki baterai 12 volt baru untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi daya.

Menurut Google, operasi pusat data global mereka daya listrik berkisar antara 500 dan 681 megawatt. Kekuatan pemrosesan gabungan dari server ini mungkin telah mencapai 20 sampai 100 petaflops pada tahun 2008.


Topologi jaringan
Rincian jaringan pribadi Google di seluruh dunia tidak tersedia untuk umum namun publikasi Google membuat rujukan ke laporan "Atlas Top 10" yang memberi peringkat Google sebagai ISP terbesar ketiga di belakang Level 3. Untuk menjalankan jaringan besar seperti itu dengan koneksi langsung ke sebanyak mungkin ISP dengan biaya serendah mungkin, Google memiliki kebijakan pengintaian yang sangat terbuka. Jaringan Google dapat diakses dari 67 titik pertukaran publik dan 69 lokasi berbeda di seluruh dunia. Per Mei 2012 Google memiliki 882 Gbit/s konektivitas publik (tidak termasuk perjanjian pengintaian pribadi yang dimiliki Google dengan ISP terbesar). Jaringan publik ini digunakan untuk mendistribusikan konten ke pengguna Google sekaligus merangkak Internet untuk membangun indeks pencariannya.
Baru-baru ini Google menunjukkan bahwa mereka menggunakan router ubahsuaian dengan radius 128 × 10 yang sesuai (high-radix switch-routers) dengan jaringan berkapasitas 128 × 10 GB Ethernet) untuk jaringan area luas. Menjalankan tidak kurang dari dua router per datacenter (untuk redundansi), kita dapat menyimpulkan bahwa skala jaringan Google di kisaran terabit per detik (dengan dua router terisi penuh jumlah bandwidth dua arah menjadi 1.280 Gbit / s). Router switch khusus ini terhubung ke perangkat DWDM untuk menghubungkan pusat data dan titik kehadiran (PoP) melalui serat gelap.
Dari tampilan datacenter, jaringan mulai di tingkat rak, di mana rak 19 inci dibuat khusus dan berisi server 40 sampai 80 (20 sampai 40 server 1U di kedua sisi, sementara server baru adalah sistem rackmount 2U.  Masing-masing rak memiliki tombol). Server terhubung melalui link Ethernet 1 Gbit / s ke bagian atas rak saklar (TOR). TOR switch kemudian terhubung ke gigabit cluster switch menggunakan beberapa gigabit atau sepuluh gigabit uplinks. Cluster switch sendiri saling berhubungan dan membentuk kain interkoneksi datacenter (kemungkinan besar menggunakan desain capung daripada kupu-kupu klasik atau tata rias kupu-kupu yang rata).
Dari sudut pandang operasi, saat komputer klien mencoba terhubung ke Google, beberapa server DNS menyelesaikan www.google.com ke beberapa alamat IP melalui kebijakan Round Robin. Selanjutnya, ini bertindak sebagai tingkat pertama penyeimbangan beban dan mengarahkan klien ke kumpulan Google yang berbeda. Sebuah cluster Google memiliki ribuan server, dan sekali klien telah terhubung ke server, load balancing tambahan dilakukan untuk mengirimkan query ke server web yang paling sedikit dimuat. Hal ini membuat Google salah satu jaringan pengiriman konten terbesar dan paling kompleks.

Perangkat lunak
Sebagian besar tumpukan perangkat lunak yang digunakan Google di server mereka dikembangkan secara internal. Menurut seorang karyawan, C ++, Java, Python dan (yang lebih baru) Go, lebih disukai daripada bahasa pemrograman lainnya. Misalnya, bagian belakang Gmail ditulis di Java dan bagian belakang Google Search ditulis di C ++.  Google telah mengakui bahwa Python telah memainkan peran penting sejak awal, dan terus melakukannya saat sistem tumbuh dan berkembang.

 
Semua domain yang mengarah ke google semuanya menggunakan OS Linux. (http://netcraft.com/)


Perangkat lunak yang menjalankan infrastruktur Google mencakup:
1.      Google Web Server (GWS) - server Web berbasis Linux yang digunakan Google untuk layanan daringnya.
2.       Sistem penyimpanan:
-          Google File System dan penggantinya, Colossus
-          BigTable - penyimpanan terstruktur yang dibangun di atas GFS / Colossus
-          Spanner - sistem penyimpanan terstruktur skala planet, generasi berikutnya dari tumpukan BigTable
-          Google F1 - DBMS kuasi-kuadrat terdistribusi berdasarkan Spanner, menggantikan versi kustom MySQL.
-          Chubby mengunci layanan
3.       Bahasa pemrograman MapReduce dan Sawzall
4.       Pengindeksan / sistem pencarian:
-          TeraGoogle - indeks pencarian besar Google (diluncurkan pada awal 2006), dirancang oleh Anna Patterson dari ketenaran Cuil.
-          Kafein (Percolator) - sistem pengindeksan terus menerus (diluncurkan pada tahun 2010).
-          Hummingbird - update indeks pencarian utama, termasuk penelusuran yang rumit dan pencarian suara.
-          Borg deklaratif proses penjadwalan perangkat lunak
Google telah mengembangkan beberapa abstraksi yang digunakannya untuk menyimpan sebagian besar datanya:
a.       Buffer Protokol - "bahasa lingua franca untuk data", format serialisasi biner yang banyak digunakan di dalam perusahaan.
b.      SSTable (Sorted Strings Table) - peta yang gigih, teratur, tidak berubah dari kunci ke nilai, di mana kedua tombol dan nilai adalah string byte acak. Ini juga digunakan sebagai salah satu blok bangunan BigTable.
c.       RecordIO - urutan catatan berukuran variabel.

Sebagian besar operasi hanya bisa dibaca. Bila pembaruan diperlukan, kueri diarahkan ke server lain, sehingga menyederhanakan masalah konsistensi. Untuk mengurangi efek kegagalan perangkat keras, perangkat lunak dirancang agar tidak toleran. Jadi, ketika sebuah sistem turun, data masih tersedia di server lain, yang meningkatkan kehandalan.


Seperti kebanyakan mesin pencari lainnya, Google mengindeks dokumen dengan membangun struktur data yang dikenal dengan indeks terbalik. Indeks seperti itu mendapatkan daftar dokumen dengan kata query. Indeksnya sangat besar karena banyaknya dokumen yang tersimpan di server. Indeks dipartisi oleh ID dokumen menjadi banyak bagian yang disebut pecahan yang direplikasi ke beberapa server. Google menangani peningkatan volume permintaan dengan meningkatkan jumlah replika setiap pecahan sehingga meningkatkan jumlah server. Segera mereka menemukan bahwa mereka memiliki cukup banyak server untuk menyimpan salinan keseluruhan indeks dalam memori utama (walaupun dengan replikasi rendah atau tidak ada replikasi sama sekali), dan pada awal tahun 2001 Google beralih ke sistem indeks memori dalam memori.

Infrastruktur server Google dibagi menjadi beberapa jenis:
1.      Server web mengkoordinasikan eksekusi kueri yang dikirim oleh pengguna, lalu format hasilnya menjadi halaman HTML. Eksekusi terdiri dari pengiriman kueri ke server indeks, menggabungkan hasilnya, menghitung rangking mereka, mengambil ringkasan untuk setiap klik (menggunakan server dokumen), meminta saran dari server ejaan, dan akhirnya mendapatkan daftar iklan dari server iklan.
2.      Server pengumpulan data secara permanen didedikasikan untuk menjelajah Web. Perayap web Google dikenal sebagai GoogleBot. Mereka memperbarui database indeks dan dokumen dan menerapkan algoritme Google untuk menetapkan peringkat ke halaman.
3.      Setiap server indeks berisi sekumpulan pecandu indeks. Mereka mengembalikan daftar ID dokumen ("docid"), sehingga dokumen yang sesuai dengan dokumen tertentu berisi kata kueri. Server ini membutuhkan lebih sedikit ruang disk, namun memiliki beban kerja CPU terbesar.
4.      Dokumen server menyimpan dokumen. Setiap dokumen disimpan di puluhan server dokumen. Saat melakukan pencarian, server dokumen mengembalikan ringkasan untuk dokumen berdasarkan kata-kata kueri. Mereka juga bisa mengambil dokumen lengkap saat ditanya. Server ini membutuhkan lebih banyak ruang disk.
5.      Server iklan mengelola iklan yang ditawarkan oleh layanan seperti AdWords dan AdSense. Sebagian besar laba Google berasal dari AdWords
6.      Server ejaan memberi saran tentang ejaan kueri.

Batere pada masing masing server Google

Tiap masing masing server google memiliki 12-volt battery untuk men supply power jika terjadi masalah pada pusat listrik. Google telah menggunakan teknologi ini sejak tahun 2005, data center ini telah di desain sedemikian rupa yang berukuran sebesar sebuah container yang didalamnya terdapat 1,160 server, untuk konsumsi daya, dapat mencapai 250 kilowatts.
Google ternyata telah lama fokus terhadap efisiensi energy yang kini mereka memberikan sedikit bocoran tentang pengalaman mereka. Bersamaan dengan terjadinya resesi mengakibatkan google harus menurunkan budget operation, ditambah lagi isu environmental dan harga energy yang terus meningkat membuat Google harus berubah menjadi efficiency evangelism, kata Urs Hoelzle, Google’s vice president dari operation division.
Akibat hal ini google harus memfokuskan data center mereka agar lebih efisien dalam hal menangani distribusi energi/daya, pendinginan, dan memastikan semuanya berjalan dengan benar dan efisien kata Chris Malone, yang terlibat dalam data center design and efficiency measurement. Google data center saat ini telah mencapai level yang efisien terhadap Environmental Protection Agency hingga 2011 tentunya dengan menggunaakn teknologi yang lebih advance.

Warna pipa yang berbeda-beda digunakan untuk mengidentifikasi fungsi tiap pipa dengan cepat (Gambar: Connie Zhou/ Google)

server google (Gambar: Connie Zhou/ Google)





Sources :

https://en.wikipedia.org/wiki/Google_Data_Centers
Edwin, 2011 http://edwincool07.blogspot.co.id/2011/07/teknologi-atau-server-yang-digunakan.html

Jumat, 29 September 2017

Konsep eCommerce dalam dunia IT








Dijaman sekarang ini telah memasuki jaman dimana semua serba canggih, serba cepat dan serba instan. Semua orang tidak ingin mengalami hal-hal yang merepotkan dirinya sendiri dan sangat menjunjung tinggi apa itu kenyamanan dalam mengatasi semua kebutuhan hidup dan menjadi sangat bergantung kepada setiap fasilitas teknologi tersebut. Dengan kata lain, IT adalah kebutuhan jiwa yang mengalir disetiap lapisan masyarakat.

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI adalah bidang pengelolaan teknologi dan mencakup berbagai bidang yang termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal seperti proses, perangkat lunak komputer, sistem informasi, perangkat keras komputer, bahasa program , dan data konstruksi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Singkatnya, apa yang membuat data, informasi atau pengetahuan yang dirasakan dalam format visual apapun, melalui setiap mekanisme distribusi multimedia, dianggap bagian dari TI.
Dalam konteks bisnis, Information Technology Association of America menjelaskan:
Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, dimana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa "teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi informasi (TI)". Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, ''Cloud Computing'', sistem informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain.
TI menyediakan bisnis dengan empat set layanan inti untuk membantu menjalankan strategi bisnis: proses bisnis otomatisasi, memberikan informasi, menghubungkan dengan pelanggan, dan alat-alat produktivitas. TI melakukan berbagai fungsi (TI Disiplin/Kompetensi) dari meng-instal Aplikasi untuk merancang jaringan komputer dan Database informasi. Beberapa tugas yang TI lakukan mungkin termasuk manajemen data, jaringan, rekayasa perangkat keras komputer, database dan desain perangkat lunak, serta manajemen dan administrasi sistem secara keseluruhan. Teknologi informasi mulai menyebar lebih jauh dari konvensional komputer pribadi dan teknologi jaringan, dan lebih ke dalam integrasi teknologi lain seperti penggunaan ponsel, televisi, mobil, dan banyak lagi, yang meningkatkan permintaan untuk pekerjaan.
Perdagangan elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
Association for Electronic Commerce secara sederhana mendifinisikan E-Commerce sebagai “mekanisme bisnis secara elektronis”. CommerceNet, sebuah konsorsium industri, memberikan definisi yang lebih lengkap, yaitu “penggunaan jejaring komputer (komputer yang saling terhubung) sebagai sarana penciptaan relasi bisnis”. Tidak puas dengan definisi tersebut, CommerceNet menambahkan bahwa di dalam E-Commerce terjadi “proses pembelian dan penjualan jasa atau produk antara dua belah pihak melalui internet atau pertukaran dan distribusi informasi antar dua pihak di dalam satu perusahaan dengan menggunakan intranet”. Sementara Amir Hartman dalam bukunya “Net-Ready” (Hartman, 2000) secara lebih terperinci lagi mendefinisikan E-Commerce sebagai “suatu jenis dari mekanisme bisnis secara elektronis yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet sebagai medium pertukaran barang atau jasa baik antara dua buah institusi (B-to-B) maupun antar institusi dan konsumen langsung (B-to-C)”. Beberapa kalangan akademisi pun sepakat mendefinisikan E-Commerce sebagai “salah satu cara memperbaiki kinerja dan mekanisme pertukaran barang, jasa, informasi, dan pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi berbasis jaringan peralatan digital”. E-Commerce merupakan dampak dari berkembangnya teknologi informasi dan telekomunikasi, sehingga secara signifikan merubah cara manusia melakukan interaksi dengan lingkungannya, yang dalam hal ini adalah terkait dengan mekanisme dagang.
Beberapa model e-commerce di Indonesia antara lain:
  1. Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris: OLX.co.id (sebelumnya Tokobagus), Berniaga, dan FJB-Kaskus.
  2. Retail, merupakan jenis e-commerce yang di mana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail: Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
  3. Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
Beberapa aplikasi umum dalam dunia IT yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
  • E-mail dan Messaging
  • Content Management Systems
  • Dokumen, spreadsheet, database
  • Akunting dan sistem keuangan
  • Informasi pengiriman dan pemesanan
  • Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  • Sistem pembayaran domestik dan internasional
  • Newsgroup
  • On-line Shopping
  • Conferencing
  • Online Banking/internet Banking
  • Product Digital/Non Digital
  • Online SEO
 Hal ini tentunya menjadi kabar baik sekaligus ladang subur bagi para warga net (netizen) untuk menjalankan usahanya dengan memanfaatkan teknologi komputer. Berikut ini adalah referensi peluang dari bisnis online masa kini :
  1. Peluang Bisnis Online sebagai Penyedia Jasa Produk Digital

Faktanya kita hidup di era digital, semua hal menjadi serba mudah. Jika dahulu kita perlu mengambil antrian di kantor jasa pengiriman surat guna melakukan komunikasi tersurat, namun pada era ini segalanya bisa diselesaikan secara online. Perubahan jaman menuntut kita untuk turut berubah. Inilah yang bisa kita jadikan sebagai sebuah bisnis yang bisa kita bangun dengan modal minim.
Kita bisa memposisikan diri kita sebagai penyedia jasa produk digital untuk mengambil peluang bisnis online masa kini. Banyak sekali ragam produk digital yang bisa kita jadikan sebagai sebuah bisnis. Contoh mudahnya kita bisa menjual sebuah tools yang menjawab kebutuhan perusahaan dalam menajamkan target market mereka.
  1. Peluang Bisnis Online sebagai Penyedia Jasa Desain Grafis

Baik lembaga atau perusahaan tentunya membutuhkan peran  desainer dalam membranding identitas dan meningkatkan aktivitas marketing mereka. Tentunya kebutuhan lembaga atau perusahaan inilah yang bisa menjadi peluang bisnis online bagi kita sebagai penyedia jasa desain grafis. Namun peluang bisnis online sebagai penyedia jasa membutuhkan branding diri yang sangat kuat untuk meyakinkan calon customer. Terlebih fungsi dari desain yang kita sediakan adalah untuk membangun branding suatu lembaga atau perusahaan. Jadi kita membutuhkan sebuah kompetensi dalam membangun kedekatan antara pengguna jasa kita dengan para target market mereka melalui desain yang kita ciptakan.
  1. Peluang Bisnis Online sebagai Marketer Produk

Pada peluang dari bisnis online yang ketiga inilah yang akan menjawab keresahan kita sebagai pelaku bisnis yang ingin merambah dunia online namun masih mempunyai kendala belum adanya produk yang berkualitas. Kita bisa mengambil peluang dari bisnis online apabila kita mempunyai produk yang berkualitas, dalam artian produk tersebut menjawab kebutuhan pasar. Apabila kita yakin bahwa produk yang kita jadikan bisnis sekarang ini belum bukan termasuk kriteria produk yang berkualitas maka sebaiknya kita menjadi marketer terlebih dahulu.
Peluang bisnis online sebagai marketer produk termasuk lahan potensial yang bisa kita jadikan media pengumpul pundi – pundi rupiah secara mudah. Cukup memasarkan produk tersebut secara online kepada para calon buyer yang pas, maka kita bisa mengambil laba bersih atas keuntungan produk yang kita jual.

Dengan fasilitas yang sangat memanjakan seperti ini, pasti semua orang yang ingin memulai bisnis online didunia ini semakin berkembang. Tidak ada orang yang ingin mengalami kemunduran akan jaman yang mereka jajaki. Semakin maju adalah pilihan yang tidak dapat dihindarkan. Dimasa sekarang saja, bisnis online sudah sangat menjamur dan semakin pesat, maka bukan tidak mungkin dimasa depan, semua orang akan beralih secara penuh untuk terus memakai fasilitas bertransaksi secara online.
Lalu bagaimana dengan keberadaan mall, pasar dan supermarket?
Meskipun secara pamor Mall dan toko lainnya cukup bersaing ditengah masyarakat, namun offline shopping ini masih tetap dapat terus berkembang. Hanya saja kebanyakan untuk penjual yang masih memiliki toko, akan membuat tokonya hanya berisikan sample-sample barang yang ingin dipesan saja oleh para pembelinya, ataupun orang-orang yang ingin membeli secara langsung. Lagipula bukan semua kebutuhan dapat diperjualbelikan dengan akses online, barang-barang kebutuhan sehari-hari akan tetap bermuara pada pasar tradisional dengan tradisi tawar-menawarnya, dan supermarket dengan belanja satu waktu banyak belanjaan-nya. Selain itu, mall tidak akan pernah bangkrut hanya karena bisnis online. Karena mall dijaman sekarang tetap diidentikan sebagai bagian dari hobi dan tempat wisata bersama yang dapat menghilangkan kejenuhan dan kebosanan dalam keseharian hidup.







Sources:

https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi
https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik
http://www.infolaku.com/2017/07/hebatnya-bisnis-online-masa-kini-dan-masa-depan.html
https://nikeyulianah.wordpress.com/2012/10/15/konsep-dasar-e-commerce-dalam-sudut-pandang-teknologi-informasi/

Selasa, 26 September 2017

Mengenal Bahasa Pemrograman Java



Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi.

A. Karakteristik Java sebagai Bahasa Pemrograman
Menurut informasi dari Sun Microsystem, bahasa pemrograman Java memiliki karakteristik sederhana, berorientasi objek, terdistribusi, interpreter, kokoh, aman, arsitektur netral,performa tinggi, dan dinamis.
Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan di atas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebabnya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut. 
OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek).
Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer. 
Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

Kekurangan Bahasa Program Java

  • Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
  • Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  • Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
Java digunakan untuk :

1. Pengembangan Aplikasi Desktop (Komputer)
2. Web Aplikasi
3. Aplikasi Perusahaan
4. Aplikasi Mobile (Android)
5. System Tertanam
6. Robot ,Game dan sebagainya.

B. Contoh Kode Program Sederhana
Contoh program Halo dunia yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut:
 
// Outputs "Hello, world!" and then exits
public class HelloWorld {
   public static void main(String args[]) {
       System.out.println("Hello, world!");
   }
}






C. Alur Eksekusi Bahasa Program Java


Alur Eksekusi Program Java
Alur Eksekusi Java


D. Contoh Program Java
Sekarang kita akan memulainya dengan membuat sebuah file yang bernama HelloWorld.java. Kemudian buat kode berikut di dalam file tersebut:
 
public class HelloWorld {

    public static void main(String[] args) {
        System.out.println("Hello World...");
    }
}

Ada yang perlu Anda perhatikan dari kode diatas:
  • public adalah sebuah keyword di Java yang menandakan bahwa objek, method, atau atribut dapat diakses dari class lain.
  • class adalah sebuah keyword di Java yang digunakan untuk membuat sebuah class
  • static adalah sebuah keyword untuk membuat sebuah method tidak perlu diinstansiasi terlebih dahulu
  • void adalah sebuah keyworduntuk membuat sebuah method tidak me-return nilai apapun alias kosong
  • System.out.println() adalah sebuah method yang telah di-import otomatis untuk digunakan mencetak output di konsol.
  • Nama class dan nama file harus sama
Sekarang mari kita jalankan program kecil tersebut dengan menggunakan perintah seperti berikut:
$ javac HelloWorld.java
$ java HelloWorld
Hello World...


E. Dasar Syntax Java
Dasar dari penulisan syntax dalam bahasa pemrograman Java ,yang perlu kalian ketahui salah satunya adalah :
  • Bersifat Case Sensitivity : artinya penamaan dari kata "HelloWorld" dengan "helloworld" sangat berbeda.
  • Nama Class :  untuk nama class huruf pertama harus  menggunakan huruf besar. (contoh :  class NamaClass )
  • Nama Method : untuk nama method huruf pertama harus menggunakan huruf kecil. ( contoh : public void namaMethodSaya()  )
  • Nama Program :  nama program java harus sama dengan nama class. Jadi jika kalian mempunyai nama class NamaClass , program file harus sama dengan nama class yaitu NamaClass.java.
Ini adalah contoh skrip dasar dalam bahasa pemrograman Java:









Sources:

http://www.okedroid.com/2016/04/belajar-cara-memahami-konsep-dasar-bahasa-program-java.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Java
https://www.codepolitan.com/mengenal-dan-memulai-pemrograman-java-belajar-java

Lebih Tahu Google dengan Google

Berbicara mengenai Google, pasti tidak aka nada habisnya. Perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1998 i...